Menjadi wanita tidaklah mudah, ada beberapa masalah kewanitaan yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah keputihan. Apakah anda sering mengalami keputihan? Keputihan merupakan cairan yang keluar dari vagina dan bersifat alamiah karena organ intim sedang melakukan pembersihannya secara mandiri. Kelenjar dalam vagina dan serviks memproduksi cairan dan membawa pergi sel mati serta bakteri. Perlu diketahui keputihan yang bersifat wajar dan normal apabila tidak dalam jumlah yang berlebihan. Lalu, bagaimana dengan keputihan yang bersifat tidak wajar disertai dengan hal-hal aneh?

Oleh sebab itu, menjadi wanita seharusnya mengerti tentang warna dan ciri-ciri dari keputihan yang muncul, karena itu berhubungan dengan kesehatan organ intim kewanitaan dan akan bersifat fatal jika tidak kita rawat dengan baik dan benar. Yuk kita simak macam-macam warna dan sifatnya!

1. Keputihan Bertekstur Kering

Pada kondisi ini anda merasakan bagian vulva menjadi sangat kering, keputihan seperti ini biasanya berwarna pucat. Kondisi ini biasanya terjadi selama masa tidak subur dalam siklus bulanan, atau biasanya tujuh hari sebelum atau sesudah siklus menstruasi. Tujuan dari keluarnya keputihan ini adalah untuk menghalangi sperma memasuki rahim dan meminimalisir untuk terjadinya pembuahan.

2. Keputihan Bertekstur Putih Telur

Anda mungkin akan merasakan sensasi basah tepat di vulva anda dengan keluarnya cairan seperti putih telur, kondisi ini merupakan tanda ovulasi yang baik jika siklus menstruasi anda normal. Keputihan ini menciptakan jalur yang mudah bagi sperma berkualitas baik untuk memasuki rahim dan menjadikan waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seksual dan menginginkan keturunan.

3. Keputihan Bertekstur Creamy

Pada saat kadar estrogen mulai naik di dalam tubuh, leher Rahim akan menghasilkan lebih banyak cairan. Pada kondisi seperti ini, vulva biasanya terasa lengket dan basah. Tujuan dari keputihan ini biasanya berjenis cairan yang lebih tipis dan mampu menyaring sperma berkualtias rendah atau abnormal agar tidak masuk pada rahim.

4. Keputihan Bertekstur Pelumas

Keputihan bertekstur pelumas ini adalah lendir serviks yang berwarna putih dan sangat licin seperti pelumas. Keputihan jenis ini menandakan bahwa menjadi hari paling subur dalam siklus bulanan karena kaya akan kalium dan menjadi hari terakhir sebelum sel telur dilepaskan.

5. Keputihan Jernih dan Berair

Keputihan yang bertekstur jernih dan berair ini adalah kondisi yang sangat normal dibandingkan semua jenis keputihan.

6. Keputihan Berwarna Putih

Keputihan yang berwarna putih adalah keputihan yang bersifat normal, kondisi seperti ini biasanya teradi pada awal atau akhir siklus bulanan.

7. Keputihan Kecoklatan atau Keluar Darah

Setelah masa menstruasi selesai, terkadang anda melihat cairan keputihan berwarna coklat pekat, keputihan pada kondisi ini adalah keputihan yang normal, yaitu tubuh sedang dalam kondisi membersihkan rahim pasca menstruasi.

Namun, jika anda melihat pada kondisi ini pasca melakukan hubungan seksual, itu juga bisa menunjukkan kehamilan. Karena flek yang lebih berat juga bisa menunjukkan keguguran.

8. Keputihan Berwarna Kuning

Biasanya cairan keputihan yang berwarna kuning ini bertekstur tebal dan berbau busuk, kondisi seperti ini berpotensi menyebabkan infeksi pada vagina. Kondisi seperti ini juga bisa mengindikasikan trikomoniasis yaitu infeksi menular pada hubungan seksual.

9. Keputihan Berwarna Hijau

Kondisi keputihan berwarna hijau ini biasanya menjadi tanda infeksi internal yang serius, jika disertai bau busuk dari keputihan ini itu juga bisa menunjukkan adanya trikomoniasis pada wanita. Keputihan seperti ini adalah keputihan yang tidak normal, sebaiknya anda segera mengkonsultasikan ke Dokter.