Setiap anggota tubuh manusia, terutama otot, memerlukan adaptasi setiap beraktivitas fisik. Hal tersebut dapat dilakukan dengan pemanasan dan peregangan saat berolahraga. Banyak masyarakat yang masih awam dengan perbedaan dari pemanasan dan peregangan dalam olahraga. Padahal, keduanya memiliki tujuan yang berbeda. Berikut ini adalah penjelasan perbedaan dari pemanasan dan peregangan :

  • Pemanasan

Pemanasan adalah suatu rangkaian gerakan yang dilakukan sebelum olahraga untuk mempersiapkan tubuh melakukan aktivitas fisik. Sesuai dengan namanya, pemanasan bertujuan meningkatkan suhu tubuh sebelum berolahraga. Dengan demikian, tubuh akan mulai beradaptasi dengan peningkatan intensitas gerakan yang akan dilakukan.

Pemanasan secara umum (general warm-up) tidak melibatkan gerakan spesifik, hanya dilakukan dengan push-up, memutarkan tangan, lari di tempat, melompat, dan squat-jump. Sementara itu, jenis pemanasan spesifik dilakukan dengan melakukan beberapa gerakan yang akan dilakukan saat berolahraga, hanya saja dengan intensitas yang lebih ringan. Pemanasan yang tepat akan menyiapkan kemampuan fisik yang diperlukan saat latihan sehingga bisa memperoleh manfaat olahraga dengan maksimal.

Kemudian peregangan (stretching) adalah serangkaian gerakan untuk melatih fleksibilitas (kelenturan) anggota badan seperti punggung, kaki, dan tangan.

  • Peregangan

Peregangan dilakukan untuk melemaskan otot dengan membuatnya berkontraksi. Gerakan pada stretching dapat meluaskan jangkauan gerak otot dan sendi sehingga tubuh lebih leluasa bergerak. Tidak seperti pemanasan, stretching tidak harus dilakukan sebelum berolahraga karena tidak terlalu membantu tubuh beradaptasi. Namun, stretching membantu mengembalikan fleksibilitas otot setelah tubuh melakukan kegiatan berulang.

Peregangan juga baik dilakukan sebelum latihan untuk kamu yang baru memulai berolahraga rutin. Salah satu jenis peregangan adalah rangkaian gerakan yang dilakukan secara berurutan dan berulang, misalnya diawali dengan berdiri, lalu menyentuh lutut dan ibu jari kaki, kemudian memutarkan badan, dan terakhir melakukan split.