Kenapa sih kamu udah niat diet tapi ujungnya selalu gagal? Terus berputar dalam siklus yang sama? Bahkan kamu menggagalkan semua rencana sebelum melihat sebuah hasil yang nyata. Alasan kamu terus gagal bukan karena olahraga atau diet kamu yang salah, tetapi karena pola pikir kamu yang masih belum benar. Lantas bagaimana cara memperbaiki pola pikir tersebut? Kita intip Langkah Langkah psikologis untuk diet yang sempurna yuk!

  • Atur ulang pandangan dan hubungan terhadap makanan

kebanyakan orang makan sebagai pelampiasan, bukan sebagai kebutuhan. Jika kamu makan karena sedih, bosan, atau stress, kamu harus mulai mengubah pola pikir untuk memandang makanan sebagai kebutuhan dan bukanlah sebagai pengobatan sementara. Merubah kebiasaan ini memang tidaklah mudah, tapi kamu dapat memulainya perlahan.

 Jika kamu mulai merasa lapar, tanyakan kepada dirimu, apakah kamu benar benar lapar atau hanya mau menghindari atau melampiaskan sesuatu?. Jika itu bukan lapar sungguhan, cobalah untuk duduk dan tahan untuk menghentikan kebiasaan buruk tersebut. Percayalah, semuanya akan baik baik saja.

  • Hilangkan pola pikir ekstrem

Kalau kamu terus punya pola pikir ekstrem yang menekankan dirimu untuk diet yang sempurna, justru bisa menjadi penyebab kamu gagal diet. Menyerah atau Kembali terjerumus karena satu kali makanan junk food atau bad meal, tidak akan menghancurkan dietmu. Kebanyakan orang makan berlebihan karena satu kali bad meal dan berpikir bahwa seluruh hari mereka akan sia sia karenanya. Selain itu, kebanyakan orang juga makan berlebihan karena mereke melampiaskan semua keinginan mereka sebagai acuan “hari terakhir”, dan siklus itu akan terus berulang. Hal tersebut hanya akan merusak dirimu sendiri. hal yang seharusnya kamu lakukan adalah Kembali fokus kepada diet setelah satu bad meal, dan kamu akan baik baik saja.

  • Hentikan mentalitas menjadi korban dalam proses diet

Otakmu akan menyerap cerita yang kamu putuskan dan menerapkannya kepada dirimu Kembali. Jika kamu selalu berpikir bahwa kamu akan gagal, punya metabolisme yang lambat, secara tidak sadar kamu memprogram dirimu sendiri untuk tetap terjebak seperti yang kamu pikirkan.  Ubahlah seluruh citra diri, berpikir dan berperilaku layaknya kamu sudah sukses mencapainya.

  • Belajar untuk menerima suatu ketidaknyamanan daripada melampiaskannya.

Kamu merasa lapar? Kamu merasa lelah ? itu karena otakmu menolak perubahan. Pola pikir mu selama gendut adalah untuk mengatasi sesuatu yang instan, seperti melampiaskan pada makanan contohnya. Beberapa jam tanpa makanan tidak akan menuntun mu kepada kematian. Mulailah belajar untuk mengatasi dan menahan ketidaknyamanan.

  • Lepaskan diri dari validasi eksternal

Hasil adalah satu satunya bukti yang penting. Berhenti untuk mencari pujian hanya karena kamu memulai untuk diet. Berhenti mengharapkan orang orang sadar terhadap perubahan kecil pada dirimu. Hasil membutuhkan waktu, dan tidak ada yang akan peduli sampai kamu benar benar membuktikan keberhasilanmu.